Kurangi fragmentasi
Siswa, kelas, assessment, pembayaran, admission, dan internship mengikuti konteks institusi yang sama.
Edufista membantu sekolah, kampus, LKP/LPK, training center, dan institusi pendidikan menyatukan pekerjaan yang selama ini tersebar di banyak sistem tanpa membuat pengguna harus memahami kerumitan di belakangnya.
Data mengikuti perjalanan siswa dan kebutuhan kerja institusi dalam satu konteks.
Edufista dibuat agar institusi tidak perlu memisahkan data akademik, pembelajaran, finance, admission, dan internship ke sistem yang tidak saling mengenal.
Siswa, kelas, assessment, pembayaran, admission, dan internship mengikuti konteks institusi yang sama.
Dashboard mengikuti role dan pekerjaan pengguna. Kompleksitas data tetap berada di belakang sistem.
Mulai dari modul yang dibutuhkan, lalu tambah kemampuan tanpa mengganti platform atau membuat codebase baru.
Setiap modul dirancang sebagai workflow yang utuh dan dapat dikembangkan mengikuti kebutuhan operasional.
Program, intake/batch, classroom, jadwal, pengajar, enrollment, attendance, dan struktur akademik.
Materi, assignment, practical task, quiz/ujian, submission, rubric, feedback, gradebook, dan learning path.
Profil siswa, progress, competency, raport, dokumen, onboarding, internship, sampai status alumni.
Invoice, cicilan, payment, outstanding, verifikasi, allocation, dan ringkasan operasional finance.
Lead, follow-up, admission funnel, applicant, conversion, campaign, dan komunikasi calon siswa.
Placement, requirement, logbook, review, readiness, evaluasi, dan alur laporan akhir magang.
Ringkasan institusi, academic insight, attendance, student progress, operasional, dan report lintas fungsi.
Fitur tambahan role-aware untuk membantu belajar, mengajar, bekerja, menyusun laporan, dan meningkatkan produktivitas.
Pengguna tidak melihat semua fitur sekaligus. Mereka masuk ke ruang kerja yang relevan dengan perannya. Demo interaktif dan trial nantinya memakai jalur terpisah dari login admin Edufista.
Ringkasan institusi, perhatian utama, laporan, dan tindak lanjut.
Pengguna, program, kurikulum, batch, kelas, enrollment, dan sesi.
Kelas, materi, tugas, quiz, penilaian, feedback, dan progress.
Jadwal, materi, tugas, quiz, progress, magang, dan RICH Companion.
Tagihan, pembayaran, tunggakan, verifikasi, dan tindak lanjut.
Lead, pendaftaran, kampanye, content workflow, dan follow-up.
Edufista AI mengikuti role, tenant, permission, konteks kerja, dan kebijakan penggunaan. Core platform tetap dapat berjalan ketika AI tidak digunakan.
Tutor, practice, English/interview, dokumen, dan internship companion.
Lesson planning, materi, quiz/rubric, feedback, dan analisis kelas yang ditugaskan.
Brief institusi, insight akademik/operasional, dan drafting laporan.
Ringkasan invoice/payment, outstanding, dan draft follow-up dalam scope Finance.
Content planning, campaign, CRM follow-up, SEO/AEO, analisis data, dan Canva creative brief.
Dokumen kerja, event planning, komunikasi, outreach, dan activity report.
Struktur implementasi dapat mengikuti kapasitas siswa aktif, modul, deployment, migrasi/integrasi, support, dan provider AI bila diaktifkan.
Kapasitas siswa menjadi unit utama yang mudah dipahami dan dapat berkembang mengikuti institusi.
Academic/LMS dapat menjadi core, lalu Finance, CRM, Internship, AI, atau modul lain ditambahkan sesuai kebutuhan.
Pilih Arsifista-managed untuk efisiensi atau dedicated/custom untuk kebutuhan isolasi, workflow, integrasi, dan support khusus.
Edufista dapat dimulai bertahap agar sistem tetap masuk akal secara operasional dan komersial.
Tidak. LMS adalah salah satu modul. Edufista menghubungkan akademik, pembelajaran, siswa, finance, CRM/admission, internship, reporting, dan AI tambahan dalam satu platform.
Tidak. Modul dapat disesuaikan dengan kebutuhan institusi. Institusi dapat mulai dari core yang dibutuhkan lalu menambah kemampuan ketika operasional berkembang.
Demo dan trial akan menggunakan jalur simulasi terpisah dari login admin platform. Data demo bersifat sintetis dan tidak membuka data tenant pelanggan.
Harga mengikuti kapasitas siswa aktif, modul yang dipilih, deployment, kebutuhan migrasi/integrasi, support, dan penggunaan provider AI bila fitur AI diaktifkan.
Tidak. AI adalah fitur tambahan untuk meningkatkan kinerja pengguna. Core academic dan operational workflow tetap dapat berjalan tanpa AI.
Ya. Edufista mendukung Arsifista-managed deployment maupun dedicated/custom deployment untuk kebutuhan isolasi, branding, workflow, integrasi, dan support yang lebih spesifik.
Kita petakan jumlah siswa, workflow, modul, AI, dan deployment sebelum menentukan implementasi.